Meet The Author

I'm Tanri Alim, A 23 years old teacher Currently living in Serang, Banten. I'm a Skilled Blogger and Loves to write ebout everythings.

author

Trik Pesan Grab Car di Kota Serang

Leave a Comment
Aplikasi Grab

Berikut adalah trik saya memesan Grab Car di Kota Serang yang bisa dilakukan langsung oleh seluruh warga Kota Serang.

Sebenarnya, beberapa bulan yang lalu kita bisa memesan Grab Car dengan normal menggunakan aplikasi Grab di Kota Serang. Namun, entah kenapa sekarang kita harus menggunakan trik sederhana agar kita bisa memesan Driver Grab Car.

Trik ini saya dapatkan ketika ingin pergi ke Pandeglang hari Sabtu (22 April 2017) kemarin. Setelah menentukan tempat penjemputan (Pick-Up) dan tempat tujuan (Drop-Off) ternyata aplikasinya tidak mau bekerja.

Apliikasi Grab
Aplikasi error ketika Pick-Up di Serang
Ada tulisan “Hmmm, something went wrong. Tap to retry”, harga yang di tunjukkan masih Rp 0, tidak ada opsi untuk memilih layanan Grab (Grab car, Grab taxi, Grab bike dll) dan tulisan book tidak aktif (tidak bisa di tap/klik).

Saya kira hal ini terjadi karena Grab belum ada di Kota Serang, tapi setelah mencari di Google ternyata ada orang yang sudah bisa pesan Grab di Kota Serang.

Untuk lebih meyakinkan, saya juga bertanya kepada seorang teman yang sering menggunakan taxi online ketika dia di Jakarta dan Tangerang. Ternyata, dia juga pernah pesan Grab Bike di Kota Serang.

Tips Memancing Grab Car di Kota Serang

Akhirnya saya coba lagi aplikasi Grab yang ada di smartphone.

Aplikasi Grab
Aplikasi berjalan dengan baik ketika Pick-Up di Jakarta
Tapi kali ini saya minta dijemput di Jakarta dan tujuannya ke Pandelang. Ternyata aplikasi berjalan dengan baik, tidak ada kata “Hmmm, something went wrong. Tap to retry”, tarif langsung muncul, opsi layanan Grab juga muncul dan tulisan book juga aktif.

Aplikasi Grab
Setelah dipancing kita bisa pesan Grab Car di Kota Serang
Setelah itu saya coba ganti tempat jemputnya menjadi rumah saya (Kota Serang). Tulisan “Hmmm, something went wrong. Tap to retry” kembali muncul dan opsi layanan juga hilang lagi. Tapi terifnya muncul dan tulisan book aktif.

Setelah saya tekan tombol book aplikasi langsung mencarikan Driver. Namun beberapa menit kemudian tidak ada satu pun driver yang bersedia mengantar saya. Padahal ketika itu saya lihat ada 3 mobil Grab di Kota Serang.

Setelah gagal, aplikasi Grab memberikan tips untuk mengganti tempat jemput dengan tempat yang lebih mudah dikenali.

Saya pun merubah dari alamat rumah menjadi alamat perumahan saya.
Tidak lama kemudian seorang Driver menerima pesanan saya. Setelah itu saya kirimkan alamat detail rumah saya melalu chat dan kira 10 menit kemudian mobil Grab sudah ada di depan rumah saya.

Dari kejadian tersebut saya bisa simpulkan 4 tahapan untuk memancing Grab Car di Kota Serang.

4 Tahap Memesan (mancing) Grab Car di Kota Serang:

  1. Pilih tempat tujuan anda dan pilih tepat penjemputan di Kota besar dulu (contoh Jakarta atau Tangerang).
  2. Ganti tempat penjemputan dengan tempat dimana anda ingin di jemput atau lokasi anda saat itu.
  3. Jika gagal, ganti tempat penjemputan dengan tempat umum yang ada di dekat lokasi anda. Contoh; Perumahan, Alfa/Indo mart, Masjid, Mall, Kampus, Sekolah dll.
  4. Kemungkinan perlu untuk mencoba beberapa kali karena di Kota Serang Grab car masih sangat terbatas jumlahnya.
Oya, bisa jadi trik mancing Grab ini juga berlaku di kota-kota kecil lain selain kota Serang.

Review Grab Car di Kota Serang


Setelah berhasil pesan Grab Car dan diantar ke tempat tujuan, berikut adalh review saya tentang Grab Car.

Setelah sampai didepan rumah saya driver langsung keluar dari mobilnya untuk menyapa, ngobrol basa-basi dan ujungnya minta tambahan tarif. Waduh!

Alasan drivernya adalah karena tujuan saya Pandeglang, jadi saat pulang dari Pandeglang beliau tidak bisa mendapatkan penumpang lagi. Hmm.. cukup logi sih.

Karena kasihan dengan anak saya yang masih berumur 3 bulan akhirnya kami sepakat di angka Rp 200.000, padahal di Aplikasi hanya Rp 160.000. (mungkin tidak semua driver seperti ini).

Alhamdulillah driver-nya ramah dan enak diajak ngobrol.

Ketika waktu dzuhur tiba, sang driver mengajak kami untuk shalat terlebih dahulu di Masjid. Saya pun menyetujuinya.

Oya mobil yang digunakan adalah Xenia. Cukup nyaman karena sepertinya mobil ini masih baru.
Saya rasa cukup untuk tulisan kali ini. Jika ada pertanyaan silakan tulis di kolom kometar.

Gimana? Tertarik untuk menggunakan Grab? Belum daftar? Klik disni! dan dapatkan saldo GRATIS Rp 30.000.

Semoga bermanfaat.

Sosial media:

  1. Twitter
  2. Facebook
  3. YouTube
Read More

Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik di Serang Banten

2 comments
Halo para pembaca sekalian! Saya Tanri Alim, pada posting kali ini saya akan share hasil pencarian mesin steam motor elektrik di Kota Serang Banten. Saya tidak hanya mencari mesin steam di toko-toko, tapi juga di internet. Penasaran dengan hasil pencarian saya? Silahkan simak artikel berikut.

Pencarian mesin steam motor elektrik ini berawal dari perintah bapak saya. Kebetulan sebelunya bapak pernah beli mesin steam motor dari sales yang datang ke rumah, namun sekarang sudah rusak dan ketika mau beli lagi bapak tidak bisa menghubungi sales tersebut dan tidak juga menemukan di toko atau pusat perbelanjaan lainnya.

Akhirnya, bapak yang tinggal di Pandeglang memberikan mandat kepada saya untuk mencari mesin steam motor di Serang, karena saya memang tinggal di serang.

Oya sebelumnya, takutnya ada yang belum tahu apa itu mesin steam motor dan mobil berikut adalah penjelasannya. Mesin stem motor atau mesin steam mobil elektrik adalah mesin steam kecil yang bisa digunakan di rumah. Berbeda dengan mesin steam di tempat steam motor atau mobil yang menggunakan bahan bakar bensin, mesin steam elektrik ini menggunakan sumber energi berupa listrik. Arus listrik yang dibutuhkan juga bermacam-macam, mulai dari 700 watt sampai 1300 watt, tergantung mesinnya.

Lanjut ke pencarian. Awalnya saya mencari online menggunaan mesin pencari Google dan Tokopedia. Saya berhasil mendapatkan mesin steam dengan kisaran harga yang bermacam-macan, mulai dari 700 ribu hingga diatas satu juga. Satu hal yang membuat saya bingung, tidak ada satupun dari mesin tersebut yang memiliki brand ternama. Semuanya asing. Oleh karena itu saya ragu dan memilih untuk mencari mesin steam motor dan mobil di toko-toko.

Setelah bertanya di berbagai grup yang saya ikuti, saya mulai dapat referensi toko. Dua toko tersebut adalah Banten teknik (Sumur Pecung) dan Sukma teknik (Disamping rumah sakit DKT). Setelah saya datangi saya mendapatkan satu jenis mesin di Sukma teknik, brandnya LAKONI dengan harga 1,3 juta. Hanya saja penjaga toko menyampaikan bahwa pembeli sebelumnya tidak bisa menjalankan mesin steam tersebut karena ketika awal dinyalakan membuatuhkan listrik 1300 watt. Sementara di Banten teknik saya mendapatkan mesin steam dengan merek Maxton, awalnya si Engkoh menawarkan 1,1 namun berhasil saya tawar menjadi 950 ribu. Yap, akhirnya saya membeli mesin steam motor maxton.

Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik Maxton di Banten Teknik
 
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik LAKONI di Sukma Teknik

Beberapa hari kemudian saya pergi ke Lotte mart di kepandean. Tak disangka, ternyata disana juga terdapat mesin steam motor, harganya 1,5 juta merknya KARCHER. Memang sih harganya lebih mahal, tapi kalau dilihat dari desain dan brand-nya jauh lebih dapat dipercaya.
Oya hampir lupa. Ada satu lagi, sempat juga kamarin ada sales yang ke rumah. Nama perusahaannya BIO SAFE, kantornya di BAP (maaf saya lupa BAP 1 atau 2). Sayangnya harga yang ditawarkan jauh lebih mahal, yaitu 2,8 juta. Memang sih mereka memberikan garansi selama 1 tahun, tapi tetap saja harga tersebut kurang masuk akal menurut saya.
Jadi kira-kira kamu mau pilih yang mana? Tulis di kolom komentar yah hehe.

Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik di Lotte Mart
Sekian, semoga pengalaman saya mencari mesin steam motor atau mobil di Serang Banten ini bisa bermanfaat buat anda yang mau beli. See you.
Read More

Catatan Trip Baduy (Maret 2016)

Leave a Comment
Spanduk Baduy
Pada hari rabu dan kamis minggu kemarin, tepatnya tanggal 23-24 Maret 2016, saya bersama rekan guru dan para murid pergi ke baduy luar. Nama tripnya “Ekspedisi Baduy”, pesertanya adalah seluruh anggota kelas 7 SMP Peradaban dan panitianya guru-guru yang mengajar di kelas tersebut. Selain menjadi guru biologi, saya juga sebagai wali kelas maka saya menjadi ketua rombongan atau ketua panitia. Banyak hal yang dapat saya pelajari dari trip baduy kemarin, mulai dari keunikan suku baduy, perbedaan suku baduy dalam dan suku baduy luar, biaya untuk transportasi ke baduy, biaya guide, biaya penginapan dan lain-lain.

rumah baduy
Rumah Baduy

Suku Baduy

Seperti yang anda ketahui bahwa suku baduy terbagi menjadi dua, ada suku baduy dalam yang masih memegang erat hukum adat leluhurnya dan ada baduy luar yang sudah banyak meninggalkan hukum adat leluhurnya. Sebenarnya trip baduy kemarin hanya sampai baduy luar karena kondisi fisik anak-anak kelas 7 yang belum siap. Perjalanan dari terminal Ciboleger ke Baduy luar hanya perlu berjalan kaki selama 1-2 jam (tergantung kecepatan), sementara untuk mencapai baduy dalam, butuh waktu 2 sampai 3 jam lagi (total 3-5 jam). Dulu saya pernah ke baduy dalam dan sering berdiskusi juga dengan Mang Samad. Mang Samad adalah guide kita sekaligus tuan rumah dari rumah tempat kita menginap di baduy luar.

Sebelum melanjutkan tentang trip baduy kemarin, saya akan membahas tentang suku baduy dalam dan baduy luar terlebih dahulu. Selamat menyimak.

Suku Baduy Dalam

Seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa suku baduy dalam masih memegang erat hukum adat leluhurnya. Orang yang berasal dari suku baduy dalam terlihat jelas dari pakaiannya, baju putih dan bawahan seperti rok yang juga berwarna putih. Suku baduy dalam juga tidak pernah menggunakan sendal atau alas kaki dan yang paling hebat mereka tidak boleh menggunakan kendaraan seperti motor dan mobil. Meskipun demikian, hal ini tidak menghalangi mereka untuk pergi jauh. Dengan hanya menggunakan kaki (tanpa alas kaki) mereka berjalan ke Rangkas, Pandeglang, Serang dan yang paling jauh adalah Bandung. Hebat kan?

Pertanyaan yang sering muncul dalam benak kita adalah “lalu bagaimana jika ada suku baduy luar yang menggunakan alas kaki, pakaian seperti kita atau naik kendaraan?”. Jawabannya adalah mereka akan dikenakan ‘hukum adat’, katanya sih kalau ketahuan bisa diasingkan di suatu tempat atau bisa juga diusir dari baduy dalam.

Oya suku baduy dalam terdiri dari tiga desa, yang paling dekat adalah Cibeo, kemudian Cikatawarna dan yang terakhir Cikeusik. Konon katanya puun di Cikeusik adalah puun yang paling sakti dan disegani dibanding dengan puun yang lain. Perlu diketahui juga, puun adalah pimpinan Desa. Tapi jangan samakan puun dengan kepala desa yah, karena puun di baduy kekuasaannya lebih mirip raja atau mungkin presiden. Untuk menemui puun kita tidak bisa sembarangan, harus ada keperluan tertentu dan harus melalu jaro terlebih dahulu. Oya jaro itu pimpinan Desa juga tapi masih dibawah puun.

Suku Baduy Luar

Jauh berbeda dengan suku baduy dalam, mereka terlihat seperti kita, sudah terkena globalisasi. Sebut saja hanphone, radio dan lampu LED (listriknya dari aki) yang ada di rumah mereka. Meskipun rumah suku baduy luar masih mirip dengan suku baduy dalam, ternyata jika diperhatikan lebih detail maka rumah mereka memiliki banyak perbedaan. Dimana rumah suku baduy luar sudah menggunakan paku, terdapat banyak pintu dan bahkan ada yang sudah memiliki toilet didalam rumah. Sementara rumah suku baduy dalam sama sekali tidak menggunakan paku (hanya menggunakan tali), satu rumah hanya satu pintu dan jangan berharap bisa menemukan toilet di dalam rumahnya.

Sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya tulis tentang suku baduy, namun pada posting kali ini saya akan lebih fokus ke trip atau perjalanannya, bukan suku baduynya.
anak kecil baduy nenun
Anak kecil suku Baduy sedang menenun kain

Biaya Trip Baduy

Oke, saya paham betul faktor utama yang paling penting adalah biaya. Biasanya yang open trip ke Suku Baduy memasang harga Rp 150.000 sampai Rp 250.000, tergantung jumlah orang dan tempat awal pemberangkatan. Oya harga tersebut untuk pemberangkatan dari Jakarta dengan meeting point Stasiun Duri. Mungkin tidak jauh beda jika meeting pointnya di stasiun Serang.

Biaya Transportasi

Tapi untuk trip kemarin saya memilih untuk menyewa ELF (bis kecil) yang merupakan angkutan umum dan sering disebut ‘mobil PS’ (baca: pe es). Mobil PS ini berangkat dari rangkas untuk menjemput kami di Serang, mereka malam-malam berangkat dan sampai di sekolah sekitar jam 11. Paginya, kami berangkat jam 8 dan sampai di Ciboleger jam 11 (sekitar 3 jam perjalanan Serang-Ciboleger). Setelah itu kami ditinggal dan besoknya jam 1 kembali di jemput. Oya mobil PS yang kami gunakan adalah angkutan umum jurusan Ciboleger. Biaya sewa mobil PS adalah Rp 1.500.000/mobil untuk antar dan jemput.

HTM (Harga Tiket Masuk)

Setelah sampai di Ciboleger kita diharuskan untuk melapor terlebih dahulu di sebuh pos, tadinya saya mau memberikan uang Rp 50.000 tapi kata Mang Samad kegedean dan akhirnya saya hanya memberikan Rp 30.000. Kata Mang Samad, uang tersebut hanya untuk rokok penjaganya.
Setelah itu kami langsung berjalan menuju rumah Mang Samad, namun baru berjalan sebentar Mang Samad membawa saya ke rumah Jaro dan menyuruh saya menyiapkan uang Rp 50.000. Uang itu bisa dibilang tiket masuk, hanya saja tidak dipatok harus Rp 50.000, (seikhlasnya).

Penginapan dan Guide

Nah untuk biaya penginapan di rumah orang baduy dan biaya guide-nya juga sama, tidak dipatok. Kalau saya kemarin memeberikan Rp 200.000 untuk penginapan 1 rumah dan Rp 100.000 untuk guide. Oya biasanya diperjalanan ada yang menawarkan jasa porter atau membawa barang, tarifnya variatif mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 50.000. Saran saya sebelum anda menyerahkan barang, tanya terlebih dahulu tarifnya.
Anak-anak sedang main di sungan Baduy
Anak-anak sedang main di sungan Baduy

Makan

Untuk makan, rabu pagi sarapan masing-masing. Rabu siang saya beli Fried Chicken Madani satu porsinya kurang lebih Rp 11.000. Rabu malam dan Kamis pagi makan masakan orang baduy, tapi bahan-bahannya kita yang bawa (beras, ikan asin, minyak goreng, sayur asem, mie instan). Kamis siang makan nasi bungkus, pake ayam Rp 15.000 pesan di teman saya yang kebetulan rumahnya dekat Ciboleger. Kalau makan di warteg atau tempat makan yang ada di Ciboleger cukup mahal, teman saya makan pake ayam habis Rp 25.000 (ya namanya juga tempat wisata).

Berikut adalah rincian biayanya:

1.    Transportasi Serang-Ciboleger         Rp 1.500.000/mobil PS
2.    Pendaftaran di Ciboleger                   Rp 30.000/rombongan
3.    Pendaftaran di Jaro                             Rp 50.000/rombongan
4.    Penginapan                                          Rp 200.000/rumah
5.    Guide                                                     Rp 100.000/orang
6.    Makan nasi bungkus (ayam)               Rp 15.000/porsi

Kemarin saya berangkat bersama 30 orang, jadi butuh dua rumah, dua guide dan dua mobil PS. Kalau ditotal biaya kemarin habis sekitar Rp 5.200.000. jadi kalau dihitung perorang  Rp 5.200.000 dibagi 30 orang adalah Rp 175.000 (kurang lebih). Mungkin akan lebih murah kalau kita naik kereta, stasiun serang – stasiun rangkas Rp.5000/orang dari situ baru carter mobil PS Rp 750.000/mobil untuk antar dan jemput.

Catatan: Biaya diatas bisa jadi berbeda jika anda menggunakan guide yang ada di terminal atau guide luar (bukan orang baduy).

Oke saya rasa cukup, punya pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar yang ada dibawah atau hubungi saya melalui facebook atau twitter.

Demikian yang bisa saya tulis untuk informasi suku baduy dan biaya trip baduy. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Read More

Berkah Ngajar

Leave a Comment


Assalamualaikum Wr Wb
Apa kabar kawan? Semoga anda senantiasa sehat dan selalu ada dalam naungan rahmat-Nya. Pada posting kali ini saya akan membahas tentang ‘berkah ngajar’. Tulisan ini dibuat agar kita lebih terbuka dalam memandang profesi yang jarang diminati karena jumlah gaji ini. Oya berkah itu apa sih? Menurut SalimA Fillah, berkah adalah bertambahnya kebaikan. Jadi, berkah tidak identik dengan uang atau harta.

"Nama saya Ammar, hobi saya main piano dan mendengarkan musik, cita-cita saya ingin menjadi guru". Teg, tiba-tiba saya kaget. Seorang anak yang terlahir dari hasil ikhtiar orang tua kaya raya ternyata punya cita-cita yang mulia. Namun, beberapa hari kemudian Ammar menanyakan perihal gaji seorang guru. Hmm, nampaknya dia sudah tahu gaji guru yang tidak seberapa dan mulai berpikir ulang tentang cita-citanya.

Sebenarnya kondisi ekonomi seorang guru tidaklah buruk, apalagi jika guru tersebut sudah PNS dan sertifikasi. Hanya saja banyak guru yang belum mampu mengatur keuangannya dengan baik, akhirnya banyak hutang di Bank dan gaji bulanan pun terpotong atau bahkan menghilang. Bahkan, dalam kasus tertentu ada juga loh guru yang punya gaji minus. Miris memang.

Belum lagi jika kita berbicara mengenai ‘guru honorer’. Profesi yang diiming-imingi dengan PNS tapi entah butuh berapa puluh tahun untuk mendapatkannya. Bagaimana dengan gaji bulanan? Setahu saya hanya mentok di angka satu juta, bahkan ada guru honorer yang hanya di gaji 250 per bulan. Sadis! Fakta inilah yang membuat saya lebih memilih untuk mengajar di sekolah suasta, meskipun gajinya masih dibawah rata-rata (UMR) tapi setidaknya tidak sesadis gaji guru honorer.

Dibalik itu semua, banyak hal-hal yang bisa kita dapatkan dengan berprofesi sebagai guru atau saya sebut dengan berkah ngajar. Apa saja berkah ngajar? Mari kita simak tulisan saya dibawah ini.

Menjadi Orang Baik

Guru itu di gugu dan ditiru. Yap, begitu lah seorang guru yang setiap sikap dan tindaknya akan ditiru oleh murid-muridnya. Bahkan pribahasa lain menyatakan “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Tapi percayalah! Hal diatas bukanlah sesuatu yang harus kita takutkan, tapi justru akan membuat kita termotivasi dan terngiang selalu untuk menjadi orang baik. Semoga dengan menjadi guru kita akan menjadi orang yang lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi. Amin.

Link (Jaringan)

Tidak perlu dipungkuri, link adalah faktor penting dalam hidp ini. Bahkan Rasulullah SAW menyarankan kepada kita untuk memperbanyak silaturahmi agar kita bisa mendapat banyak rizki. Dengan mengajar, kita bisa punya banyak kenalan dari wali murid. Jika kita bisa berkomunikasi dengan baik dan menjalin hubungan dengan baik pula maka bukan tidak mungkin kita juga bisa menjalin hubungan bisnis. Tidak hanya bisnis, misalkan ketika kita ingin menikah dan wali murid kita ada yang punya WO (Wedding Organizer) maka kita bisa menggunkan WO-nya dan mendapatkan diskon atau bahkan gratis kalau anda beruntung.

Belajar Sepanjang Hayat

Pada hakikatnya, ketika kita mengajar buka hanya murid yang belajar dan bukan hanya guru yang mengajar. Akan tetapi, kita sebagai guru juga belajar dari murid-murid kita dan murid kita juga bisa mengajari kita banyak hal. Sebagai guru yang baik tentu kita harus bisa mengenali karakter murid, dengan begitu kita bisa lebih mudah dalam mentransfer ilmu ke murid. Setiap tahun murid baru pun masuk, sehingga kita perlu untuk mempelajari karakter murid tersebut. Oleh karena itu dengan menjadi guru kita bisa mengamalkan ‘belajar sepanjang hayat’.

Materi pembelajaran yang selalu diperbaharui, kurikulum yang baru dan kondisi anak yang tidak selalu sama membuat kita sebagai guru harus selalu update. Update dengan materi pembelajaran, kurikulum dan metode pembelajaran yang cocok untuk diaplikasikan dalam kelas.

Hiburan

Sebagai seorang guru IPA, saya pernah mendapatkan jawaban dari soal seperti ini:

Pertanyaan: Apa fungsi hati?
Jawaban: Untuk menyatakan cinta

Gimana lucu kan? Hehe. Seperti itulah menjadi guru, anda akan mendapatkan banyak hal-hal aneh yang akan membuat anda tertawa terpingkal-pingkal. Selain itu, ketika kita melihat anak didik yang mendapatkan nilai bagus maka kita juga akan merasa senang. Lebih bahagia dan bangga lagi kalau anak didik kita bisa mendapatkan prestasi yang luar biasa.

Keluarga Baru

Dengan mengajar kita akan banyak berinteraksi dengan siswa dan guru-guru lainnya. Tanpa terasa, karena sudah lama berinteraksi sehingga kita merasa mereka seperti keluarga. Ketika sakit mereka menjenguk kita, ketika kita punya masalah mereka membantu kita dan begitu pun sebaliknya. Apalagi buat perantau yang jauh dari keluarga seperti saya, keluarga baru ini besar sekali manfaatnya.

Sebenarnya masih banyak keberkahan-keberkahan yang bisa kita dapatkan dengan menjadi guru, hanya saja saya belum bisa menuliskan. Semoga kedepannya ada posting yang berjudul “berkah ngajar part2”.

Terimkasih dan semoga bermanfaat.
Assalamualaikum Wr Wb
Read More

Sebelum dan sesudah menikah

Leave a Comment


Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan untuk menulis dan alhamdulillah anda masih bisa membaca posting ini, semoga nikmat dan rahmat Allah selalu tercurah kepada kita. Amin.

Tak terasa, begitulah kita berkata setelah menyelesaikan suatu perkara. Misal “tak terasa sekarang saya sudah lulus SMA” atau “tak terasa saya sudah diwisuda”. Saat ini saya sering berkata “tak terasa sekarang saya sudah menikah”. Yap, pada hari Kamis tanggal 4 Februari 2016 kemarin saya telah melepas masa lajang saya. Sungguh tak terasa, padahal sepertinya saya baru saja kemarin lulus SMA, diwisuda dan diterima kerja. Tapi kini saya sudah punya seorang istri tercinta.

Tentunya banyak sekali hal-hal yang berbeda ketika dulu sebelum menikah dan sekarang setelah menikah. Kalau dulu sering ditanya “kapan nikah?” atau “kapan nyusul?” kini pertanyaannya berubah menjadi “udah isi belum?”, padahal umur pernikahan saya belum sampai seminggu ketika itu. Ya namanya juga manusia, namanya juga orang Indonesia, senang basa-basi yang menyakiti hati hehe. Tapi itu kata orang-orang sih, menurut saya tidak separah itu.

Ada satu pertanyaan lagi yang cukup sering ditanyakan teman-teman saya “Gimana rasanya sesudah menikah?”. Pertanyaan ini memang lebih banyak ditanyakan oleh mereka yang belum menikah, oleh karena itu pada posting kali ini saya akan share perbedaan yang saya rasakan ketika dulu sebelum menikah dan sekarang setelah menikah. Selamat menyimak.

Sebelum menikah

Sendiri atau bertiga

“Makan, makan sendiri.. Minum, minum sendiri..”, seperti itulah lirik lagu dangdut yang mengiliustrasikan kehidupan seorang lajang. Memang tidak selamanya kita sendiri, kadang ditemani teman, ditemani keluarga atau ditemani yang lain. Uniknya, ketika sebelum menikah kita tidak pernah berduaan dengan lawan jenis, kecuali ditemani orang ketiga yaitu syaithon. Begitu juga ketika menjalani proses ta’aruf, saya tidak pernah berduaan dengan calon saya, kecuali ditemani oleh orang tua atau guru ngaji.

Leha-leha

Leha-leha adalah hobi saya ketika masih lajang, sekarang juga masih suka sih tapi dikit. Biasanya pulang kuliah saya langsung buka laptop, log in medsos atau buka YouTube untuk mencari hiburan. Kadang juga langsung tiduran atau bahkan langsung tidur beneran. So, banyak sekali waktu yang terbuang untuk hiburan dan istirahat yang sebenarnya tidak diperlukan.

Rutinitas Menjenuhkan

Bangun pagi, wudhu, berangkat ke mushola (kalau tidak telat bangun), mandi pagi, ngaji, makan pagi, berangkat ke sekolah, ngajar, pulang ngajar, ngobrol-ngobrol sama teman dan ditutup dengan tidur sambil mimpi indah. Begitulah kira-kira rutinitas sehari-hari saya sebelum menikah, itu-itu aja.

Self service

Balik lagi ke lagu dangdut yang berbunyi “makan, makan sendiri..”. Karena saya tinggal di kosan yang tidak memungkinkan untuk memasak maka saya setiap hari beli makan di luar. Kadang pake tempe, kadang telur dan kalau lagi bosan sama makanan-makanan tadi baru beli padang atau sate. Makan diluar sih gak masalah, tapi makan sendiri itu membuat saya terkadang merasa lonely.

Setelah menikah

Selalu Berdua

Kemana-mana berdua, ke rumah mertua, ke pasar untuk belanja atau lapor ke pa RT juga berdua. Begitulah dua insan yang sedang dimabuk cinta, sulit jauh dari pasangannya. Padahal baru tadi pagi pamit mau berangkat kerja, malamnya sudah ada yang kangen karena baru bisa berjumpa.

Leha-leha berkurang

Karena leha-leha adalah rutinitas hidup saya, maka saya sulit sekali untuk menghentikannya. Meskipun demikian, setelah menikah saya tidak bisa lama dalam berleha-leha. Baru tiduran beberapa menit sudah dipinta tolong untuk pasang jemuran, baru leyeh-leyeh bentar tugas maku dinding datang dan bahkan pernah baru nyampe ke rumah langsung pergi lagi karena ada yang ketinggalan, tau gak apa yang ketinggalan? Istri saya hehe (kalau yang ini bohong, cuma buat lucu-lucuan).

Rutinitas beragam

Sebenarnya rutinitas setelah menikah itu hampir sama dengan rutinitas sebelum menikah. Kenapa? Karena schedule dan pekerjaan saya juga sama. Hanya saja disela-sela rutinitas tersebut ada saja kegiatan-kegiatan yang tak terduga. Seperti silaturahmi tetangga, silaturahmi serangga atau bahkan ular juga pernah silaturahmi ke rumah saya hehe. Ini serius, kemarin waktu saya di Indomart istri nelpon katanya ada ular masuk ke rumah, saya tanya “besar enggak?”, “lumaan kira-kira 20 cm” kata istri saya. Yasudah, karena saya pikir ularnya kecil jadi saya santai saja. Ketika sampai rumah saya lihat ternya ularnya lebih dari setengah meter, sambil pura-pura gak takut saya pun minta bantuan tetangga hehe.

Dilayani

Sekarang saya udah gak pernah lagi tuh nyanyi lagu dangdut “makan, makan sendiri..” hehe. Ya gimana, setiap hari makan disiapin plus ditemenin, kalau lagi capek dipijitin, setiap mau ganti baju dipilihin dan rumah juga ada yang beresin. Jadi wajar kalau Umar RA (sahabat Rasulullah SWA) heran saya pemuda yang enggan menikah. Ojo kendor!

Ngantuk

Setelah menikah itu energi yang dikeluarkan beda, nutrinya juga harus beda, begitulah isi nasihat ibu saya. Saya yang belum mengkonsumsi nutrisi khusus merasakan betul efek dari nikah ini. Hampir setiap hari saya merasa ngantuk sekali di sekolah, bahkan ketika mengendarai motor saja saya hampir mau merem, padahal sebelumnya saya tidak pernah seperti itu. Hmm.. sepertinya memang butuh nutrisi khusus, terimakasih ibu semoga kelak Allah akan menyayangimu sebagaimana engkau menyayangiku ketika aku kecil dulu.

Demikian perbedaan kondisi saya ketika sebelum dan sesudah menikah. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi stimulus untuk lajang-lajang Indonesia hehe.
Read More

Sentilan Pagi Agar Kita Intropeksi Diri

Leave a Comment
Bismillahirrahmanrrahim, Assalamualaikum Wr Wb
Selamat pagi, kali ini saya akan share sebuah broadcast yang berisi sentilan agar kita intropeksi diri. Jujur, saya sempat meneteskan air mata saat membaca cerita ini. Berikut adalah ceritanya:

"PERBAIKI JADWAL SHOLATMU, AGAR ALLAH ATUR JADWAL HIDUPMU"



sholat

Dibawah ini adalah tulisan Arief Budiman, CEO Petakumpet Advertising di Jogja, penulis buku 'Tuhan Sang Penggoda'.

Kisah penuh nasehat dengan ending yang mengejutkan, juga intropeksi.. Kenapa hidup kita berantakan? Jangan-jangan karena jadwal sholat kita yang juga berantakan..

Selamat membaca!

Pada suatu hari di awal-awal saat memulai bisnis dulu, saya ketemu masalah seperti ini: saya janjian dengan 3 orang di Jakarta. Saat itu posisi saya di Jogja tanpa banyak kenalan di Jakarta dan cekak banget dananya.

Begini jadwalnya: Pak A janji ketemu hari Senin siang, Pak B hari Rabu pagi dan Bu C di hari Jumat sore. Jika saya mau gampang, saya harus berangkat naik kereta Minggu malam dan menginap di Jakarta 5 hari dan pulang Jumat malam.

Sayanya yang bingung: nginep dimana, biaya makannya dimana? Duh ribet, padahal janjiannya udah di-arrange lama dan posisi orang yang mau saya temui itu Boss-boss semua untuk penawaran kerjaan promosi.

Saya harus mengikuti jadual mereka, saya tak kuasa menentukan jadual karena saya yang butuh.

Pusinglah saya memikirkan jadual yang mustahil itu. Sampai seminggu menjelang harinya, saya ketemu seorang teman, yang ilmu agamanya lumayan.

Karena belum menemukan solusi, saya pun curhat padanya. Teman saya mengangguk-angguk lalu bertanya, "Jadual sholatmu gimana?"

"Jadual sholat? Apa hubungannya?" saya keheranan.

"Sholat subuh jam berapa?" tanpa menjawab pertanyaan saya, dia meneruskan pertanyaannya.

" Errr... Jam setengah enam, jam enam. Sebangunnya lah.. Kenapa," jawab saya.

"Sholat dhuhur jam berapa?"
"Dhuhur? Jadual sholat dhuhur ya jam 12 lah..." jawab saya.

"Bukan, jadual sholat dhuhurmu jam berapa?" ia terus mendesak.

"Oooh, jam dua kadang setengah tiga biar langsung Asar. Eh, tapi apa hubungannya dengan masalahku tadi?" saya makin heran.

Temen saya tersenyum dan berkata, "Pantas jadual hidupmu berantakan."

"Lhooo.. kok? Apa hubungannya?" saya tambah bingung.

"Kamu bener mau beresin masalahmu minggu depan ke Jakarta?" tanyanya lagi.

"Lha iya, makanya saya tadi cerita...," saya menyahut.

"Beresin dulu jadual sholat wajibmu. Jangan terlambat sholat, jangan ditunda-tunda, klo bisa jamaah," jawabnya.

"Kok.. hubungannya apa?" saya makin penasaran.

"Kerjain aja dulu kalo mau. Enggak juga gak papa, yang punya masalah kan bukan aku...," jawabnya.

Saya pun pamit, jawabannya tak memuaskan hati saya. Joko sembung naik ojek, pikir saya. Gak nyambung, Jek.

Saya pun mencari cara lain sambil mengumpulkan uang saku buat berangkat yang emang mepet. Tapi sehari itu rasanya buntu, buntu banget..

Sampai saya berfikir, ok deh saya coba sarannya. Toh gak ada resiko apa-apa. Tapi ternyata beratnya minta ampun, sholat tepat waktu berat jika kita terbiasa malas-malasan, mengakhirkan pelaksanaannya. Tapi udahlah, tinggal enam hari ini.

Dua hari berjalan, tak terjadi apa-apa. Makin yakin saya bahwa saran teman saya itu tidak berguna.

Tapi pada hari ketiga, hp berdering. Dari asisten Pak A, "Mas, mohon maaf sebelumnya. Tapi Pak A belum bisa ketemu hari Senin besok. Ada rapat mendadak dengan direksi. Saya belum tahu kapan bisa ketemunya, nanti saya kabari lagi."

Di ujung telepon saya ternganga, bukannya jadual saya makin teratur ini malah ada kemungkinan di-cancel. Makin jauh logika saya menemukan solusinya, tapi apa daya. Karena bingung, saya pun terus melanjutkan sholat saya sesuai jadualnya.

Di hari berikutnya, hp saya berdering kembali. Dari sekretaris Pak B.
"Mas, semoga belum beli tiket ya? Pak B ternyata ada jadual general check up Rabu depan jadinya gak bisa ketemu. Tadi Bapak nanya bisa nggak ketemu Jumat aja, jamnya ngikut Mas."

Yang ini saya bener-bener terkejut. Jumat? Kan bareng harinya ama Bu C? Saya pun menyahut, "O iya, tidak apa-apa Pak. Jumat pagi gitu, jam 9 bisa ya?"

Dari seberang sana dia menjawab, "OK Mas, nanti saya sampaikan."
Syeep, batin saya berteriak senang. Belum hilang rasa kaget saya, hp saya berbunyi lagi. Sebuah SMS masuk, bunyinya:
"Mas, Pak A minta ketemuannya hari Jumat setelah Jumatan. Jam 13.30. Diusahakan ya Mas, tidak lama kok. 1 jam cukup."

Saya makin heran! Tanpa campur tangan saya sama sekali, itu jadual menyusun dirinya sendiri. Jadilah saya berangkat Kamis malam, ketemu 3 orang di hari Jumat dan Jumat malem bisa balik ke Jogja tanpa menginap!

Saya sujud sesujud-sujudnya. Keajaiban model begini takkan bisa didapatkan dari Seven Habits-nya Stephen Covey, tidak juga dari Eight Habbits. Hanya Allah yang kuasa mengatur segala sesuatu dari arsy-Nya sana.

Sampai saya meyakin satu hal yang sampai sekarang saya usahakan terus jalani: Dahulukan jadual waktumu untuk Tuhan maka Tuhan akan mengatur jadual hidupmu sebaik-baiknya.

Karena saya muslim, saya coba konfirmasikan ini ke beberapa teman non muslim dan mereka menyetujuinya.

Jika dalam hidup ini kita mengutamakan Tuhan, maka Tuhan akan menjaga betul hidup kita.

Tuhan itu mengikuti perlakuan kita kepadanya, makin disiplin kita menyambut-Nya, makin bereslah jadual hidup kita.

Jadi, kunci sukses bisnis ke-3 yang saya bisa share ke teman-teman: Sholatlah tepat waktu, usahakan jamaah.

Jika mau lebih top, tambahin sholat sunnahnya: qobliyah, bakdiyah, tahajjud, dhuha, semampunya.

Silakan dipraktekkan, Insya Allah jadual kehidupan kita (baik bisnis, keluarga maupun personal) akan nyaman dijalani.

Sampai hari ini, saya belum pernah berdoa lagi untuk menambah 24 jam sehari menjadi lebih banyak jamnya. 24 jam sehari itu sudah cukup, jika kita tak hanya mengandalkan logika untuk mengaturnya. Tak kemrungsung, tak buru-buru tapi tanggung jawab terjalani dengan baik.

Jika suatu hari saya menemukan jadual saya kembali berantakan, banyak tabrakan waktunya atau tidak jelas karena menunggu konfirmasi terlalu lama: segera saya cek jadual sholat saya.

Pasti disitulah masalahnya dan saya harus segera beresin sehingga jadual saya akan teratur lagi sebaik-baiknya. Seperti teman-teman sekalian, istiqomah alias konsisten menjalankan ini tentu banyak godaannya.

Tapi kalo gak pake godaan, pasti semua orang akan sukses dong. Jadi emang mesti tough, kuat menjalaninya, jangan malas, jangan cengeng.

Yuk Resolusi diri di tahun 2016

Perbaiki hubungan kita dengan Sang Pencipta agar dimudahkan segala urusan kita.. manusia cuma bs berencana, Tuhan jualah penentu segalanya.

Sekian, semoga cerita di atas bisa meng-inspirasi kita untuk shalat tepat waktu dan berjamaah. Terimakasih.
Wassalamualaikum Wr Wb
Read More

Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita

Leave a Comment
Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita
Assalamualaikum

Pada kesempatan kali ini saya ingin share rangkuman saya dari ceramah Ust Salim A Fillah tentang menikah, judulnya ketika aku dan kamu menjadi kita. Isinya sangat luar biasa, penuh nilai gizi dan sangat cocok untuk pemuda yang belum menikah (seperti anda). Selamat menikmati.

Kebahagiaan akan terasa sempurna setelah kita menitikkan air mata

Ketika kita berada di dunia maka bahagia tidak akan selamanya. Kecuali kita berjihad lalu mati di jalan Allah SWT

Punya anak banyak belum tentu sholeh semua. Nabi Ya’kub saja punya 12 anak, tapi hanya 2 yang soleh. Bahkan salah satu dari yang soleh (Yusuf) dikabarkan dimakan serigala oleh soudara-saudaranya.

Berkah adalah naik atau bertambahnya kebaikan

Tidak pernah ada kejayaan yang abadi. Seorang insinyur batu bara yang tadinya kaya raya kini kekurangan harta karena perang minyak dunia.

Rejeki yang penting berkah. Contoh yang tidak berkah: Gaji 100 juta gak bisa makan manis karena diabet, atau gak bisa makan yang gurih karena kolesterol.

Rejeki yang penting berkah. Contoh yang berkah: Seorang Ustadz hanya punya motor, tapi setiap hari ditawari pinjaman mobil oleh tetangga, yang punya mobil malah naik sepeda ke kantor supaya sehat katanya.

Menikah bukan untuk bahagia, tapi untuk menambah keberkahan kita.

Surat Ar-ruum ayat 21 (Allah menciptakan segala sesuatu berpasang- pasanganan)

Wanita dan laki-laki diciptakan untuk saling melengkapi (tulang rusuk)

Cinta bukan dari pertemuan dan pendekatan yang lama, tapi dari kedekatan jiwa

Hubungan jiwa adalah syarat kecocokan, seperti sekufu dalam agama. Sementara yang lain kondisional, seperti  harta dan pendidikan.

Taaruf itu bukan sebelum nikah, tapi seumur hidup.

Sandi ruh orang yang menikah adalah iman kepada Allah.

Agama adalah cara memandang hidup dan mati,

Agama adalah cara memandang yang membuat hidup dan yang membuat mati,

Dan Agama adalah cara memandang kehidupan setelah kematian.

Mitsaqon ghalidza (Perjanjian yang ada dalam Al-Qur'an):


1. Perjanjian Allah dan ulul azmi: Mengemban risalah

2. Perjanjian Allah dan bani israil dengan mengangkat bukit tsina

3. Pernikahan

Hikmah Menikah:

Sakinah:


1. Supaya kamu bisa menjaga kesucian dirimu dengan adanya pasangan

2. Bisa membangun ikatan lahir dan batin dengan pasangan (rasul masuk masjid setelah mandi jinabah dan berkata "ketika kalian melihat wanita yang dijadikan setan sebagai godaan, maka pulanglang! Karena pada istri kalian ada semua yang ada di perempuan tsb)

3. Supaya kamu senantiasa cenderung berpikiran terhadap keluarga dan pasanganmu (Yg di rumah makan apa?)

4. Supaya kalian tentram dengan dia ada disisi (bersama) atau sedang berpisah. Ketika bersama tentram karena bersamanya anda bahagia, ketika berpisah juga tentram karena anda percaya dia tidak akan menyelingkuhi anda.

Korupsi dimulai di pagi hari, oleh bisikan sang istri: "tetangga mobilnya ganti, kita kapan ganti?"

Mawaddah:


Menggunakan kata ja'ala = menunjukkan proses 'kun'= langsung

Nah, yang rahmahnya belum sempat dibahas karena waktunya terbatas. Sebagai gantinya saya berikan sedikit kata-kata mutiara yang berasal dari Ust Salim juga:



    Lelaki yang dipuja oleh wanita tidak menyuruhnya menghentikan tangiisnya, apalagi bertanya buat apa nangis? Lelaki yang dipuja wanita itu cirinya adalah menyediakan tempat yang paling nyaman untuk menangis sampai tuntas. Yaitu dibahunya atau disandarannya.

Sekian semoga bermanfaat.

Assalamualaikum.
Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda
Tanri Alim. Diberdayakan oleh Blogger.